~Teduhan ~
Mentari membakar padang lapang
Bahang tersa hingga ke tulang
Lantas kuseru kawanan awan
Agar bisa menjadi teduhan
Dari terik yang menyiksakan
Hari ini datang awanan
Meneduh kepanasan
Namun,
Hari akhirat panas berterusan
Berpanjangan,
Tiada awanan
Tiada teduhan
Tak tertahan
Yang dibawa hanya amalan
Juga Rahmat Tuhan
Peneduh hari mendatang

No comments:
Post a Comment